Usah kau khawatir tentang duniamu, kan kutunggu di ujung masa.
Usah kau bingung tentang nasibmu, kan ku persembahkan nyawa.
Usah kau bingung cintamu, kan tlah labuhkan rasa.
Hingga ku sulit mengatakan mencintaimu
Saat kau katakan dunia, ku katakan kematian.
Saat kau katakan harta, ku katakan peperangan.
ku tak berikan dunia kepadamu, kan kubelah dunia untukmu.
Hingga ku sulit merasakan cintamu
Dinda... di penghujung senja,
Hapuslah air matamu, karena esok kan berjelang.
Tegakkan kepalamu, karena matahari kan bersinar terang.
Kibarkan sayapmu, karena angin bersepoi riang.
Hapuslah.. karena ku disampingmu.
Jari jemari telah terantup, kidung doa tlah terucap.
Hanya Tuhan gerakkan harapan nan berderap.
Ia tlah haturkan deburan nan indah
untuk ukirkan sejarah terindah.
Kasih... masihkah kau ragu
bahwa hanya satu cinta tercipta
untuk mu, Tuhan, dan keajaiban rasa
dalam sebuah untaian tertuju



0 komentar: