Kutertidur dalam sebuah buaian kehidupan. Pada saat kubuka sebuah lembaran baru, tersirat sebuah bayangan di masa lalu. Ku tak tahu sapa dan apa yang menjadi bayanganku di masa lalu. Sebuah memori tanpa sengaja terkubur. Mungkin Tuhan kehendaki pada awalnya.Sebuah rencana yang sampai kini pun tak kumengerti sepenuhnya apa yang menjadi kuasaNya.
Di penghujung senja, sekelebat bayangan kembali muncul. Berbagai gambaran dan warna di masa silam kembali menggelayuti membran otakku. Ia menggelitikku dalam sebuah lamunan hampa yang masih belum kumengerti. Ia menangis pun oleh sebuah cerita yang tak kufahami. Ia tertawa pun oleh sebuah canda yang tak dapat kugapai.Oh Tuhan... Apa maunya kini.
Awal kuduga, ia ada cerita kepadaku. Awal kukira, ia menginginkan sesuatu dariku. Awal kudepa, ada sesuatu yang menjadi hutangku. Ku berusaha menebusnya, walau perih di hati kan membuncak di dada. Ku berusaha tegar, walau hati ini kembali membuka warna merah kelam.



0 komentar: