Malam ini begitu istimewa. Aku pandangi wajahmu disudut ceritaku. Sayang, engkau berbisik dalam kesunyian malam. Membawaku ke dalam alam lamunan. Walau dingin, angin malam menusukku dengan kaku. Tak inginku beranjak, memilihku membatu. Walau bukan raga yang nyata tercipta, bersyukurku cintamu membangkitkanku. Oh kasih, hatiku telah terpaku kepadamu. Pikiranku telah tertawan dalam anganmu.
Saat kupandangi awan di langit kelam. Secercah bintang membelah dengan mesra. Kunikmati malam ini bersama bayangmu kasih. Walau kau tiada, sukmamu tetap bersamaku. Di keheningan malam ini pula, hewan malam berteriak bersahutan. Seolah memberikanku semangat, memberikanku harapan. Bahwa suatu saat kita kan bersama.
Kuhaturkan nafas ini sebagai bukti. Kupersembahkan raga ini tuk keabadian abadi. Jiwaku telah tertawan, dalam lubuk hatimu yang paling dalam. Oh kasih.. kurasakan pula hatimu pedih. Percayalah bahwa hatiku telah menjadi milikmu. Yakinilah, esok kan kita jelang selalu. Demi masa depan bersama.. Kau dan aku.



0 komentar: