SEPI
20.32 | Author: Unknown
Duniaku terasa sepi, ketika tiada dirimu menemani hati. Dunia terasa
gelap, karena kata yang terucap silap. Dengan ujung cakrawala menyibak
derap. Semburat mega bersinar cemerlang. Sinari mutiaraku dengan
benderang.

Duniaku dalam paruh hari. Ketika kita bercanda dan bercerita.
Menjelang malam kan sirnakan masa. Menanti kembali hari dengan suka
dan cita. Menyambut pagi dengan sekuntum kata yang kugores dengan
rasa.

Memang aneh kurasa, bagai cinta separuh jiwa. Kuyakin kan genapkan
sukma. Tiada lagi hari yang menipu jiwa. Tiada lagi cinta berselimut
duka.

Cinta suci kan diridhoi. Tumbuh mekar dalam taman asmara hati. Bersatu
berpadu dalam nada melodi jiwa. Habiskan nafas dalam kebahagiaan
surga.
|
This entry was posted on 20.32 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: