
Mutiaraku kembali berkilau cerah
Seusai semalam ku terbuai dalam resah
Mutiaraku telah mengungkapkan tujuannya
Tuk uji pemilik raga, jiwa kesetiaan
Oh cinta yang bergejolak
Seluruh hasrat tertumpah riak
Maafkan atas akalku yang memburu
...
Butakan cinta yang terpenuhi rindu
Mutiaraku benar telah terang bersinar
Kuyakin karena suara telah kudengar
Ia lamunkan cita yang bersejuk mega
Berharap Tuhan tuk tuntun bersama
Mutiaraku telah campakkan dunia
Menantiku dalam kesetiian nirwana
Mutiaraku telah tunjukkan cahaya
Dalam batas kerinduan yang memuncak rasa
Ia tenangkanku, dalam badai rindu
Ia belaiku, dalam ketulusan qalbu
Beriak ombak, pupus dalam kedamaian
Bergolak badai, sirna dalam keyakinan
Mutiaraku, maafkan aku yg salah menilai
Gemuruh badai telah jadikanku lalai
Ijinkan ku tapaki sumpah ini
Dalam biduk yang tetap kunanti
Mutiaraku benar telah terang bersinar
Kuyakin karena suara telah kudengar
Ia lamunkan cita yang bersejuk mega
Berharap Tuhan tuk tuntun bersama
Mutiaraku telah campakkan dunia
Menantiku dalam kesetiian nirwana
Mutiaraku telah tunjukkan cahaya
Dalam batas kerinduan yang memuncak rasa
Ia tenangkanku, dalam badai rindu
Ia belaiku, dalam ketulusan qalbu
Beriak ombak, pupus dalam kedamaian
Bergolak badai, sirna dalam keyakinan
Mutiaraku, maafkan aku yg salah menilai
Gemuruh badai telah jadikanku lalai
Ijinkan ku tapaki sumpah ini
Dalam biduk yang tetap kunanti



0 komentar: