Malam ini duniaku berhenti berputar. Kepalaku berkunang memar. Saat kudapati sedih nan pilunya kabar. Tanpa sebua cerita yang biasa tersiar. Duhai kasihku... Permata hatiku, ada apakah piluku berkelabu. Saat ku berjuang tuk tebus silap masa lalu. Saat kuberadu dengan jiwa yang tlah kuserahkan padamu.
Duhai permataku... Kekasih jiwaku, yg kelam kembali menggelayuti. Jiwaku kembali berkeping tiada tersisa diri. Tanpa penjelasan, kau lumpuhkan hati. Dalam debur angin yang membunuh diri.
Ingin kutinggalkan dunia malam ini. Berharap tak terbangun keesokan hari. Ingin kucampakkan semua asa dihati, tanpa dirimu kasih, semua tak berarti. Semua kembali sepi, semua kembali terurai dalam getir yg menjadi-jadi.
Tak Ɩ̲̣ɑ̤̥̈̊ƍɪ̣̲̣̇, kupercaya dunia yg telah menghinaku berjiwa. Tak Ɩ̲̣ɑ̤̥̈̊ƍɪ̣̲̣̇, kupercaya dunia yg tlah campakkanku cinta. Tak Ɩ̲̣ɑ̤̥̈̊ƍɪ̣̲̣̇, kupercaya dunia yg kubelajar padanya. Oh dunia yg melayang maya, demi dunia kan kutinggalkan dunia.
Sent from BlackBerry® on 3
|
This entry was posted on 22.57 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.




0 komentar: