
Hari itu, dunia kan menjadi saksi. Ketika peluk hangatmu terasa di hati. Kecupan bibirmu lembut hapuskan rindu. Harum tubuhmu siratkan cinta yang selama ini kunanti. Kupasrahkan jiwa ini kepadamu kekasih hati. Ijinkan ku tebus segala kesalahan yang lalu. Ku kembalikan rindu ini kepadamu. Rengkuhlah aku dalam relung jiwamu.
Bertahun lamanya kutunggu perjumpaan. Dalam pelukan dan permintaan maaf yang kurindukan. Oh cinta yang tertunda. Mengapa waktu memainkan kita. Mengapa takdir mentertawakan cinta. Mungkin Tuhan inginkan kita menikmati perjumpaan ini. Bersyukur dan bermunajat dalam kenangan abadi. Terima kasih tuhan, telah mengembalikan ia dalam kehangatan. Dalam kenangan, yang perlahan kumengerti.
Tuhan.. kembalikan ia padaku, seperti saat ini yang kau ijinkan kami bertemu.
Tuhan... kembalikan ia padaku, seperti kau jaga perasaanku hingga kini.
Tuhan... dalam penantian ini, kan kujaga ia seperti kujaga cintanya. Dahulu, sekarang, dan nanti




0 komentar: