Hari-hariku kan kembali sepi. Saat kau jauhi diri ini. Hati yang tlah tertata kembali terluka. Entah knapa engkau enggan bercerita. Luka ini kembali perih menganga.
Ku pernah kehilanganmu, tak ingin ku jauh darimu. Hati berharap tiap hari bertemu. Berjumpa kekasih hati yang terindu. Duhai hati yang kunanti, duhai kasih yang ku puji. Kepada siapa jiwa ini tertambat merana. Dalam penantian elok yang selalu kupupuk asa.
Walau perih, walau sedih. Ku akan tegar menanti tanpa letih. Walau penat, walau lemah tak bersemangat. Ku harap perjumpaan yang segera cepat. Rindu ini tlah tertumpah. Dalam masa lampau yg kuberserah. Kembali kini kuukir asa dalam pasrah. KepadaMu Tuhan dalam ridho arah.
Sent from BlackBerry® on 3
Pikirku buntu, akalku kaku. Tiada jalan yg mampu kuraba dan kuraih. Tiada arah yg kutuju, kecuali kan kujaga perasaanku kepadamu mutiaraku. Dalam keheningan malam ini kumengadu, saat kau ucapkan kalimat sabar atas dasar cintamu. Kan kujaga selalu, hingga saat kupersembahkan dalam suasana haru.
Oh cinta yg bersabar. Kan kuraih kesabaran dalam biduk duka. Menangis dan menyendiri hari. Dalam keramaian kurasakan sepi, dalam aroma wangi kurasakan getir. Seperti yg tlah lalu.. Ku kan menanti hingga kau haturkan hatimu Ɩ̲̣ɑ̤̥̈̊ƍɪ̣̲̣̇, :)
Sent from BlackBerry® on 3
Oh cinta yg bersabar. Kan kuraih kesabaran dalam biduk duka. Menangis dan menyendiri hari. Dalam keramaian kurasakan sepi, dalam aroma wangi kurasakan getir. Seperti yg tlah lalu.. Ku kan menanti hingga kau haturkan hatimu Ɩ̲̣ɑ̤̥̈̊ƍɪ̣̲̣̇, :)
Sent from BlackBerry® on 3
Malam ini duniaku berhenti berputar. Kepalaku berkunang memar. Saat kudapati sedih nan pilunya kabar. Tanpa sebua cerita yang biasa tersiar. Duhai kasihku... Permata hatiku, ada apakah piluku berkelabu. Saat ku berjuang tuk tebus silap masa lalu. Saat kuberadu dengan jiwa yang tlah kuserahkan padamu.
Duhai permataku... Kekasih jiwaku, yg kelam kembali menggelayuti. Jiwaku kembali berkeping tiada tersisa diri. Tanpa penjelasan, kau lumpuhkan hati. Dalam debur angin yang membunuh diri.
Ingin kutinggalkan dunia malam ini. Berharap tak terbangun keesokan hari. Ingin kucampakkan semua asa dihati, tanpa dirimu kasih, semua tak berarti. Semua kembali sepi, semua kembali terurai dalam getir yg menjadi-jadi.
Tak Ɩ̲̣ɑ̤̥̈̊ƍɪ̣̲̣̇, kupercaya dunia yg telah menghinaku berjiwa. Tak Ɩ̲̣ɑ̤̥̈̊ƍɪ̣̲̣̇, kupercaya dunia yg tlah campakkanku cinta. Tak Ɩ̲̣ɑ̤̥̈̊ƍɪ̣̲̣̇, kupercaya dunia yg kubelajar padanya. Oh dunia yg melayang maya, demi dunia kan kutinggalkan dunia.
Sent from BlackBerry® on 3
Duhai permataku... Kekasih jiwaku, yg kelam kembali menggelayuti. Jiwaku kembali berkeping tiada tersisa diri. Tanpa penjelasan, kau lumpuhkan hati. Dalam debur angin yang membunuh diri.
Ingin kutinggalkan dunia malam ini. Berharap tak terbangun keesokan hari. Ingin kucampakkan semua asa dihati, tanpa dirimu kasih, semua tak berarti. Semua kembali sepi, semua kembali terurai dalam getir yg menjadi-jadi.
Tak Ɩ̲̣ɑ̤̥̈̊ƍɪ̣̲̣̇, kupercaya dunia yg telah menghinaku berjiwa. Tak Ɩ̲̣ɑ̤̥̈̊ƍɪ̣̲̣̇, kupercaya dunia yg tlah campakkanku cinta. Tak Ɩ̲̣ɑ̤̥̈̊ƍɪ̣̲̣̇, kupercaya dunia yg kubelajar padanya. Oh dunia yg melayang maya, demi dunia kan kutinggalkan dunia.
Sent from BlackBerry® on 3


